Cardiff – Liga Champions 2016/2017 sudah selesai dengan memunculkan Real Madrid sebagai juaranya. Los Blancos juga jadi tim paling produktif di kompetisi itu.

Madrid berhasil melindungi titel juara mereka usai mengalahkan Juventus pada final yang dihelat di Millenium Stadium, Cardiff, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB lalu, dengan skor 4-1. Cristiano Ronaldo jadi bintang lewat sumbangan dua golnya.

Bagi Madrid itu adalah gelar ke-12 mereka atau yang kedua berturut-turut sejak musim lalu. Ini adalah kali pertama ada tim yang melakukannya di era Liga Champions atau sejak AC Milan di 1989 dan 1990.

Total lima gol di partai final makin menahbiskan musim ini sebagai musim Liga Champions terproduktif sepanjang sejarah. Dari 125 pertandingan, ada 380 gol dicetak atau rata-rata 3,04 gol per laga. Catatan itu melewati rekor di musim 2012/2013 dengan catatan 2,94 gol di setiap pertandingan.

Rataan menit terciptanya gol adalah per 31 menit yang menunjukkan betapa serunya laga-laga di Liga Champions musim ini. Pertandingan paling banyak melahirkan gol adalah kala Borussia Dortmund unggul 8-4 atas Legia Warsawa di fase grup.

Untuk pembagian gol, paling tercipta di antara menit ke-46 hingga ke-60 yakni 70 gol, lalu ada 68 gol di antara menit ke-16 hingga ke-30 serta menit ke-76 hingga ke-90. Seru di awal, tengah, dan juga di akhir, itulah gambaran Liga Champions musim ini.

Bayern Munich jadi tim yang paling tinggi akurasi umpan suksesnya dengan 90 persen, di atas Barca dan Real Madrid (88 persen). Bayern pun jadi tim dengan prosentase penguasaan bola tertinggi, yakni 63 persen, lalu menyusul Barca (62 persen) dan Tottenham Hotspur (60 persen).

Madrid jadi tim yang paling banyak melepaskan attempts sepanjang turnamen yakni 244, unggul jauh dari Bayern (188 attempts), Juve (180 attempts), Monaco (166 attempts), dan Atletico Madrid (161 attempts). Wajar adanya Madrid jadi tim terproduktif dengan 36 gol, unggul delapan gol dari Borussia Dortmund di posisi kedua dan Bayern (27 gol).

Dari statisik pemain, Cristiano Ronaldo memimpin daftar topskorer dengan 12 gol. Dua golnya di laga final berhasil membuat Ronaldo menyalip Lionel Messi (11 gol). Neymar jadi pemain dengan assist terbanyak yakni delapan, unggul dua dari Ronaldo serta tiga dari Dani Carvajal.

Toni Kroos jadi pemain dengan jumlah umpan terbanyak yakni 833, memimpin cukup jauh dari pemain tengah Atletico Koke dengan 792 atau Julian Weigl dari Borussia Dortmund dengan 755.

Ketangguhan Jan Oblak di bawah mistar Atletico tak perlu dibuktikan lagi dengan membuat 39 penyelamatan sepanjang turnamen, menggungguli Manuel Neuer serta Keylor Navas dengan 37.

Ronaldo jadi pemain dengan menit bermain paling banyak musim ini yakni 1.200, menguntit di belakang Ronaldo ada Navas dengan 1.110 menit dan Gianluigi Buffon dengan 1.080 menit. Ini menunjukkan betapa dominannya Ronaldo di Liga Champions musim ini.

Foto: REUTERS/Carl Recine

Dia juga memimpin daftar total attempts (75), attempts on target (27), attempts off target (26), attempts blocked (19), dan attempts menghantam mistar (tiga).

Trio Atletico, Koke, Antoine Griezmann, dan Gabi, jadi pemain dengan daya jelajah terluas. Koke menjelajah sekitar 14,2 km di setiap pertandingan, paling banyak di antara pemain lain. Demikian dikutip dari situs resmi UEFA.

()


NO COMMENTS